Jepara - Tradisi sedekah bumi Desa Kendengsidialit Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara hari ini berlangsung meriah.
Kali ini acara dimeriahkan dengan kirab seribu ingkung (ayam yang dimasak utuh.
Ribuan warga membawa ingkung dari balai desa menuju area persawahan yang berjarak sekitar satu kilometer.
Yang menarik, prosesi kirab tersebut juga dimeriahkan dengan lomba memedi sawah yang turut diarak bersama barisan kirab. Selain itu, dalam kirab tersebut juga menampilkan pasukan keprajuritan, kepala desa dan perangkat, replika kerbau, rebana, dan tentu saja ribuan warga yang membawa ingkung ayam.
Hadir pada acara ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di panggung utama yang terletak d ujung "Jembatan Buntung" di ujung desa, gubernur membari sambutan :
"Pertanian di sini jos, dalam satu tahun bisa tiga kali masa tanam," ujar Ganjar Pranowo, Kamis (20/9/2018).
Hal itu patut disyukuri oleh petani, lanjut dia, sehingga kegiatan kirab seribu ingkung bisa menjadi tradisi yang dilakukan secara rutin di tiap tahun.
"Iya, kegiatan ini sebagai wujud syukur. Selain itu bisa menjalin kerukunan antar petani dan antar warga," paparnya.
Kepala Desa Kendengsidialit, Kahono Wibowo menambahkan meski sudah menjadi acara tahunan, tapi menurutnya tradisi ini belum dikemas secara maksimal.
"Dalam hal ini kami mencoba memberikan ruang bahwa tradisi ini bisa dimiliki setiap warga. Sehingga dibuat semacam gelar budaya. Kenyataannya mereka (petani) menyambut baik," tutur dia.
Kirab seribu ingkung sendiri merupakan rangkaian kegiatan Gelar Budaya Desa Kendengsidialit. Beberapa acara lain di antaranya pentas seni, napak tilas makam leluhur, kirab sembilan gunungan dan pagelaran wayang kulit lima dalang lima panggung dalam satu cerita.
"Gelar Budaya ini berlangsung sejak tanggal 13-27 September 2018. Tujuannya adalah menjalin kerukunan warga dan mengangkat potensi desa," imbuhnya.
Seorang warga Desa Kendengsidialit mengaku senang dengan meriahnya kirab seribu ingkung.
"Kalau biasanya syukuran pertanian hanya dilakukan kecil-kecilan oleh petani. Tapi kali ini ramai, sampai dihadiri Gubernur," tandasnya.


No comments:
Post a Comment