![]() |
| Mulyono, sebelah kiri. Tampak khusyu' dalam Selamatan pendirian posko pemenangan. |
Setelah menandatangani berita acara Pilpet desa sengon bugel kecamatan Mayong Jepara, Mulyono,S.Ip salah satu anggota BPD desa sengon bugel mengajukan pengunduran diri pada tanggal 30 november 2018.
Pengunduran diri ini disaksikan oleh Panwaslu setempat. Alasan pengunduran diri Mulyono ini, terkait aturan Panwas bahwa anggota BPD yang mencalonkan diri sebagai caleg harus mundur dari BPD. Jika tidak maka mereka tidak boleh kampanye.
Demi kepentingan masyatakat yang lebih luas, maka Mulyono yang merupakan Caleg dari partai Demokrat untuk DPRD Kabupaten/kota Jepara daerah pemilihan Mayong, Nalumsari,Welahan dengan nomor urut 9 ini, mengalah dan mundur dari keanggotaannya di BPD. Meski sebelumnya dia bersama 6 caleg lain sempat ngeyel bahwa aturan itu tidak sesusai dengan undang-undang pemilu.
"BPD itu cuma dpr ndeso -meminjam istilah caleg lain- manfaatnya hanya untuk masyarakat desa. Kalau jadi anggota DPRD Kabupaten/kota, bisa memberi manfaat bagi masyarakat se kabupaten" begitu penjelasannya.
Oleh karenanya selasa malam 5 desember 2018 didirikanlah posko pemenangan di jalan raya Jepara-Kudus desa sengon Bugel.
Sebagai "Soldier Tourism" Mulyono, S.Ip, mengusung visi dan misi "Membantu meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Jepara melalui Ekonomi kerakyatan dan Ekonomi Kreatif. Selain itu perbaikan kualitas manusia dengan membantu meningkatkan pendidikan baik pendidikan umum, ketrampilan maupun pendidikan agama".
Mulyono berpendapat bahwa Potensi seni budaya dan wisata Jepara luar biasa, sebagai bagian dari ekonomi kreatif jika seni budaya dan wisata maju, maka ekonomi kerakyatan akan menarik ekonomi kerakyatan turut maju.
Seni buadaya yang khas sangat marketeble jika dikelola oleh masyarakat sendiri maka itu bisa membantu perekonomian. Lha kalau dikelola kapitalis yang kaya hanya mereka, masyarakat hanya jadi penonton saja.
Selain bisa dijual, kearifan seni budaya juga mendidik moral bangsa.
Demikian juga dengan wisata, potensi yang ada di jepara sangat menjual, ini juga akan menarik tingkat ekonomi masyarakat ke arah lebih baik lagi. Ndak usah kerja pabrik, biarlah orang luar kota yang merantau ke jepara kerja pabrik kan itu juga jadi peluang usaha bagi masyarakat setempat. Bisa menyediakan kos atau warung makan, selorohnya.
Untuk pendidikan dan sosial masyarakat, sebagai anggota DPRD jika terpilih kelak, tentu mempunyai kekuatan untuk bisa mengarahkan kemana anggaran pendidikan dan sosial kemasyarakatan dibutuhkan. Demikian tandasnya.



No comments:
Post a Comment